Rabu, 08 Juni 2011

yUfi’s sPeciaL dAy


Yufi  termenung menatap sebuah bungkusan manis berwarna jingga dan dihiasi pita biru muda. Memang,  saat itu Yufi sedang berulang tahun yang ke 18 . Harusnya Yufi senang,  karena sudah ada orang yang peduli dengan ulang tahunnya selain para sahabat-sahabatnya. Yah… Yufi memang punya sahabat-sahabat yang baik,  bahkan Yufi sudah menganggap mereka saudaranya sendiri. Bagi para sahabat-sahabatnya, termasuk Yufi, jika salah satu diantara mereka ada yang berulang tahun , maka hari itu akan jadi hari yang  takkan terlupakan  bagi yang berulang tahun itu. Entah dikerjain mati-matian ataupun di beri surprise yang menyenangkan. Dan kini  giliran Yufi yang  merasakannya. Ternyata Yufi dikerjain oleh para sahabatnya, sebagaimanapun Yufi mencoba menghindar, akhirnya sahabat-sahabat Yufi berhasil memberi seceplok telur ayam mentah diatas kepala Yufi ditambah dengan tepung dan pasir. Ngerjain dengan cara seperti itu memang sudah umum, tapi bagi mereka, hal itu memiliki kepuasan tersendiri, apalagi melihat Yufi kesusahan membersihkan semua kotoran yang melekat di sekujur badannya. Hehehehe….. usil banget ya…… Tapi meskipun begitu, Yufi sayang banget pada sahabat-sahabatnya dan sebaliknya, karena Yufi tau,  pasti dibalik semua itu, sahabat Yufi sudah menyiapkan sebuah kado special untuknya. Apalagi setelah melihat kelakuan tiga sahabatnya, Ishna, Tari, dan Figy kerepotan menagih uang ke sahabat-sahabat Yufi  yang lain untuk patungan beli kado buat Yufi. Hihihi…. Yufi hanya tersenyum kecil…..hal itu emang udah jadi tradisi kok….
     Malam hari sebelum hari ulang tahun Yufi, Galang datang kerumah Yufi dengan membawa sebuah kue tart berbentuk bulat dilapisi krim warna biru muda dan putih, warna kesukaan Yufi. Galang adalah teman baik Yufi. Yufi seneng banget dapet kue dari Galang, yaaa… karena Yufi emang suka sama Galang. Tapi, ada yang aneh dengan kuenya. Ternyata, lilin yang seharusnya berbentuk 18, nggak terlihat sebagaimana mestinya. Lilin yang dipasang cuma angka delapannya saja, sedangkan angka satunya diganti dengan lilin putih biasa. Yufi sedikit ingin tertawa, tapi ia menahannya, menghargai pemberian Galang. Galang sadar dan menceritakan bahwa ia kesulitan mencari lilin berbentuk angka satu. Tapi meskipun begitu, Yufi seneeeeng banget dan nggak nyangka bakalan terjadi hal seperti ini dalam hidupnya, bahkan ia berpikir ini adalah sebuah khayalan yang sulit untuk terwujud. Meskipun Yufi tau bahwa Galang udah punya cewek. Aduh…. Yufi serasa melayang saat itu……sampe kebawa mimpi.
     Back to kado jingga berpita biru muda itu. Sehari, setelah hari ulang tahun Yufi, Galang datang bersama dengan ceweknya, Lyvia. Hal itu nggak jadi masalah bagi Yufi, karena antara Yufi dan Lyvia saling mengerti, dan Lyvia juga tau kalo Yufi suka sama Galang. Yufi emang suka banget sama Galang, dan Galang juga baik banget sama Yufi, tapi tak pernah terbesit di hati Yufi untuk merebut Galang dari Lyvia. Bagi Yufi, bisa deket dan berteman baik dengan Galang, sudah cukup untuknya. Tapi saat itu ada hal yang membuat hati Yufi sakiiiit banget. Entah kenapa perasaan itu bisa muncul. Bukan karena cemburu, Galang datang membawa Lyvia kerumahnya. Tapi karena suatu hal yang dilakukan Lyvia pada Yufi. Jika dilihat secara fisik, yang dilakukan Lyvia memang baik, Lyvia memberi Yufi kado yang berbungkus warna jingga dan berpita biru muda itu. Yufi nggak bisa untuk menolak niat baik Lyvia. Dengan berat hati, Yufi terima kado itu. Setelah Galang dan Lyvia pulang, Yufi termenung memandangi kado dari Lyvia itu. Tak ada rasa penasaran di hati Yufi untuk tau isi dari kado itu. Yang ada di pikiran Yufi hanyalah perasaan sakit. Yufi juga nggak tau kenapa perasaan itu bisa muncul.
“ Kenapa siiih…….. Lyvia harus lakuin hal ini.  Apa aku sesengsara itu karna Galang? Sampe-sampe Lyvia ngasihani aku kaya’ gini? Sebel !!!” ujar Yufi.
Yufi merasa seolah Lyvia mengasihani Yufi karena cinta bertepuk sebelah tangannya itu. Dan seolah Lyvia ingin di anggap baik di mata Yufi. Saat itu, Yufi juga merasa telah direndahkan oleh Lyvia. Padahal tanpa seperti itupun, Yufi ngerti bahwa Lyvia memang baik dan lebih pantas untuk Galang.
     Ulang tahun Yufi tahun ini emang berkesan banget. Dari yang nyebelin karna ulah sahabat-sahabatnya, yang bikin ngelus dada karena si pemberi kado jingga, dan yang bikin seneng kue tart dengan krim biru muda dan putih dari Galang, meski Yufi tau yang beli bukan Galang, tapi temen Galang yang namanya Doni ( Dasar ! Ga niat banget sih, si Galang !!! : p ), tapi yang penting Galang yang kasih kue itu Khusus buat Yufi.
     Hhhhhh……Yufi…Yufi….. Semoga semua hal yang terjadi di hari ulang tahunmu itu memiliki hal yang berharga. Meski kadang kita harus tersakiti dan direpotkan saat itu, tetap saja hal tersebut menjadi hal yang tak terlupakan. “ HAPPY BIRTHDAY YUFI ”  (^_^)  
 B_Hii d’J@mBowLz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar